Apa Itu Bandwidth? Inilah Pengertian, Fungsi, dan Kegunaan Bandwidth

Mari Kita Mengenal Bandwidth Mulai Dari Apa Itu Bandwidth?

Last Updated:
bandwidth

Apakah Anda merupakan kalangan orang yang setiap hari berkutat dengan komputer, internet, atau sejenisnya? Jika iya, Anda mungkin pernah mendengar istilah bandwidth. Sudahkah Anda mengetahui apa arti, fungsi, hingga cara kerja dari istilah tersebut khususnya pada suatu hosting? Jika belum, ada baiknya Anda menyimak segala hal yang berkaitan dengan bandwidth berikut ini mulai pengertian hingga hal spesifik lainnya seperti cara menghemat bandwidth hosting. Seberapa pentingkah bandwidth? Jika diibaratkan dengan listrik prabayar maka bandwidth bisa diasumsikan sebagai nilai token/pulsa listrik rumah Anda yang mana jikalau habis maka listrik akan padam.

Bagi yang pernah mempelajari ilmu mengenai jaringan komputer atau internet, istilah bandwidth tidaklah asing untuk didengar. Istilah ini sebenarnya juga ada dalam dunia hosting. Dalam sebuah jaringan komputer, bandwidth diartikan sebagai jumlah data yang dibawa dari satu titik ke titik lain selama jangka waktu tertentu.

Secara lebih spesifik, bandwidth adalah lebar atau luas cakupan frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam medium transmisi. Sebagai contoh, suatu modem dengan bandwidth 57.600 bps dan bandwidth 28.800 bps memiliki kapasitas pengiriman data atau informasi yang tidak sama. Bandwidth yang lebih besar memiliki kemampuan lebih besar dalam mengirimkan informasi.

Bagaimana dengan bandwidth dalam layanan hosting? Di dunia hosting, bandwidth atau yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan lebar pita merupakan suatu nilai volume data maksimal ketika terjadi proses akses atau transfer data antara klien dengan server hosting dalam waktu tertentu. Singkatnya, ketika layanan hosting Anda berkapasitas besar, server dapat melakukan transfer data yang besar pula setiap detiknya. Hal ini secara otomatis akan membuat suatu situs web yang diakses akan lebih cepat ter-load.

2. Jenis-jenis Bandwidth

Dalam suatu jaringan komputer terdapat dua jenis bandwidth, yaitu bandwidth digital dan bandwidth analog. Inilah penjelasannya:

3. Fungsi Bandwidth

Setelah mendapatkan gambaran mengenai pengertiannya, bisakah Anda mengira-ira apa fungsi dari bandwidth? Fungsi utama dari bandwidth sebenarnya tidak jauh dari pengertiannya. Bandwidth memiliki fungsi utama sebagai penghitung besaran transfer data atau transaksi ketika suatu user atau pengguna mengakses atau menggunakan suatu server. Dalam kaitannya dengan situs, penghitungan besaran bandwidth yang terpakai sama dengan besaran jumlah data yang diakses oleh pengunjung situs tersebut.

Secara lebih spesifik, ada 3 fungsi bandwidth dalam jaringan maupun hosting. Apa sajakah itu? berikut penjelasannya.

4. Cara Kerja Bandwidth

Bandwidth merupakan komponen penting dalam suatu jaringan dan hosting. Ketika tidak ada bandwidth, aktivitas transfer data tidak akan mungkin untuk dilakukan. Bandwidth akan bekerja sesuai dengan ketiga fungsinya sebagaimana yang disebutkan di atas secara otomatis ketika akses dilakukan oleh seorang user. Ketika dalam kinerjanya terjadi kelancaran maupun kelambatan jaringan, hal ini bisa dipengaruhi oleh banyak faktor seperti packet loss, latency, jiter, atau bahkan bandwidth itu sendiri.

Adanya bandwidth pada suatu web hosting akan memungkinkan sebuah web yang ditempatkan di web hosting bisa diakses. Terlebih lagi, aktivitas transfer data serta akses informasi bisa dilakukan dalam waktu yang cepat. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bandwidth berjalan dalam hitungan bit per detik.

5. Cara Menghemat Bandwidth

Setiap pengguna atau user memiliki kebutuhan bandwidth hosting yang berbeda dan cenderung meningkat setiap waktunya. Peningkatan besaran bandwidth tersebut salah satunya bisa dikarenakan oleh gambar-gambar JPG di web yang berukuran rata-rata 1-2 Mega. Apabila ada banyak file JPG berukuran besar sementara traffic juga meningkat, bandwidth otomatis juga akan mudah atau cepat habis.

Lalu, apa yang harus dilakukan agar kapasitas bandwidth hosting tidak cepat habis? Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menempatkan file berukuran besar seperti file gambar di image hosting tertentu. Selain itu, pahami pula beberapa hal yang mempengaruhi besar kecilnya pemakaian bandwidth seperti aktivitas upload & download, tampilan web, hingga SMTP dan POP3 yang biasa bekerja ketika aktivitas pengiriman email dilakukan.

Demikian beberapa hal yang bisa Anda jadikan sebagai referensi untuk menambah wawasan terkait bandwith. Pada umumnya, sebagian besar website populer yang banyak diakses pengguna internet bisa menghabiskan maksimal 30GB bandwidth per bulan. Sedangkan, rata-rata web biasa hanya menghabiskan bandwidth sekitar 250 MB per bulan. Anda sendiri mungkin menemukan beberapa perusahaan web hosting yang menawarkan data transfer unlimited alias tidak terbatas. Namun, sebenarnya hal ini sangat beresiko bagi perusahaan itu sendiri karena biaya serta sumber daya server yang diperlukan juga akan lebih besar. Jadi, sebaiknya Anda lebih cermat dan teliti saat memilih layanan pada suatu perusahaan hosting.